Salahsatu lagu dari grup rock dalam negeri yang sering saya putar adalah lagunya God Bless yang berjudul "Huma Di Atas Bukit" (Donny Fattah & Syuman Jaya). Ada dua versi lagunya. Yang pertama adalah yang direkam pada tahun 1975. Konon menurut pengamat musik atau yang paham tentang soal musik, lagu "Huma Di Atas Bukit" ini pada bagian solo
Mengabadikanmomen bersama sahabat dari atas Bukit Padamarang. Foto: Muhammad Israjab/Telisik Dengan karakteristik yang berbeda, seperti pesisir pantainya yang memiliki pasir putih yang masih 'perawan'. Bergandeng akan birunya laut dan putihnya pasir yang tampak dari udara seakan menjadi jawaban bahwa daerah ini belum terjamah oleh wisatawan.
Verse1 Atas bukit jauh nampak Salib kayu Lambang siksa, sengsara, nista Yesus t'lah dipaku pasa Salib itu Mati ganti insan berdosa Chorus 'Kan kukasihi t'rus SalibNya Sampai kutinggalkan yang fana Akan kupegang t'rus SalibNya Sampai kutukarkan mahkota Verse 2 SalibNya dihina ditolak dunia Namun bagiku mulia suci Kar'na Domba Allah yang tinggalkan sorga Mati atasnya di Kalvari Verse 3 Pada
Vay Tiį»n Nhanh. Lirik Lagu Rohani "Nun Di Bukit Yang Jauh". Diambil dari Album Musik Rohani Herlin Pirena, Jalan Ke Kalvari & Kuasa KebangkitanNya, tahun 2001 Maranatha, lagu tersebut dinyanyikan dengan alunan irama musik yang lembut dan indah. Lagu tersebut disambut dengan begitu luar biasa oleh para pendengar dan jemaatnya, bahkan lagu ini dapat didengarkan serta ditonton di yang digunakan untuk lagu "Nun Di Bukit Yang Jauh" adalah tempo Adagio Lambat yang dimainkan diantara MM metronome maelzel = 66-76 BPM beats per minute / ketuk permenit. Tempo ini dapat diukur dengan alat musik seperti keyboard yang kekinian atau diukur menggunakan aplikasi metronome yang didownload pada smartphone Lagu Rohani "Nun Di Bukit Yang Jauh"NUN DI BUKIT YANG JAUH TAMPAK KAYU SALIBLAMBANG KUTUK, NESTAPA, CELA SALIB ITU TEMPAT TUHAN MAHA KUDUSMENEBUS UMAT MANUSIA SALIB ITU KU JUNJUNG PENUHHINGGA TIBA SAAT AJALKUSALIB ITU KU RANGKUL TEGUHDAN MAHKOTA KELAK MILIKKU KU SETIA TETAP IKUT JALAN SALIBMESKI DIRIKU PUN DICELA SATU SAAT KELAK KU DIBAWA PERGIKE TEMPAT KEMULIAANNYA SALIB ITU KU RANGKUL TEGUHDAN MAHKOTA KELAK MILIKKUDAN MAHKOTA KELAK MILIKKUMenyanyikan lagu tersebut dapat dilihat di YouTube dengan cara mengetik judul lagu serta penyanyinya. Atau dinyanyikan dari awal lagu verse hingga chorus pada lirik "salib itu ku junjung penuh" lalu masuk interlude. Kemudian ke verse3 pada lirik "ku setia tetap" lalu ke verse4 pada lirik "satu saat kelak" lalu chorus lagi dan masuk coda pada lirik "salib itu kurangkul teguh" lalu ending lagu. Lihat juga Kendati Hidupku Tentram.
ok..nie lagu siulan Balqish akhir2 nie. mmg menajamkan minda. saya try jugak nyanyi kekadang tp memang failedā¦. Balqish punye imaginasi kembali tinggi dr saya laaaā¦yela..die siap buat la boleh bangun. okā¦cuba test pikiran dan imaginasi siraā¦setinggi lain dengan lirik di bawah?? atas bukit ada rumput, rumput cantik tak pernah tatap⦠jukut atas ancala, bukit nan elok⦠hey, bukit yang cantik⦠atas rumput cak semau gerendel, gerendel cakap tak pernah lihat⦠sosi atas rumput⦠jukut atas gunung⦠bukit yang cantik..hey, bukit nan cantik. atas sosi suka-suka dahan, dahan elok tak pernah lihat⦠dahan atas pokok pokok atas suket⦠rumput atas bukit⦠gunung nan cantik..hey, bukit yang cantik. atas dahan terserah sarang, sarang cantik tak pernah tatap⦠sarang atas dahan, dahan atas pokok, pokok atas rumput, rumput atas argo, bukit nan elok..hey, dolok yang cantik. atas sarang ada telur, telur cantik tak aliansi lihat⦠telur atas sarang, sarang atas dahan, dahan atas pokok, kiat atas rumput⦠rumput atas bukit⦠bukit yang cantik..hey, bukit yang elok atas telur ada zakar, pelir cantik tak pernah lihat⦠kontol atas telur, telur atas sarang, sarang atas dahan, dahan atas siasat, pokok atas rumput⦠jukut atas bukit⦠bukit yang cantik..hey, giri yang cantik *lirik merupakan hasil dr BAlqish..kalau die nyanyi salah, saya juga catat keseleo la yeaā¦
On a hill far away, stood an old rugged Cross,Di atas bukit yang jauh, berdiri sebuah salib tua yang kasar,The emblem of suffāring and shame,Lambang suffāring dan malu,And I love that old Cross where the dearest and best,Dan aku mencintai Palang tua di mana yang tersayang dan terbaik,For a world of lost sinners was dunia orang berdosa yang terhilang telah Iāll cherish the old rugged Cross,Jadi saya akan menghargai Palang kasar yang lama itu,Till my trophies at last I lay down,Sampai piala saya akhirnya saya berbaring,I will cling to the old rugged Cross,Aku akan berpegangan pada Palang kasar yang lama,And exchange it some day for a menukarkannya suatu hari untuk sebuah that old rugged Cross so despised by the world,Oh, salib tua yang kasar begitu dibenci dunia,Has a wondrous attraction for me,Memiliki daya tarik yang menakjubkan bagi saya,For the dear Lamb of God, left his Glory above,Bagi Domba Allah yang terkasih, meninggalkan Kemuliaan-Nya di atas,To bear it to dark membawanya ke Kalvari yang Iāll cherish the old rugged Cross,Jadi saya akan menghargai Palang kasar yang lama itu,Till my trophies at last I lay down,Sampai piala saya akhirnya saya berbaring,I will cling to the old rugged Cross,Aku akan berpegangan pada Palang kasar yang lama,And exchange it some day for a menukarkannya suatu hari untuk sebuah the old rugged Cross, stainād with blood so divine,Di Palang kasar tua itu, noda dengan darah begitu ilahi,A wondrous beauty I see,Keindahan menakjubkan yang saya lihat,For the dear Lamb of God, left his Glory above,Bagi Domba Allah yang terkasih, meninggalkan Kemuliaan-Nya di atas,To pardon and sanctify dan menguduskan sayaSo Iāll cherish the old rugged Cross,Jadi saya akan menghargai Palang kasar yang lama itu,Till my trophies at last I lay down,Sampai piala saya akhirnya saya berbaring,I will cling to the old rugged Cross,Aku akan berpegangan pada Palang kasar yang lama,And exchange it some day for a menukarkannya suatu hari untuk sebuah the old rugged Cross, I will ever be true,Untuk Palang kasar yang lama, aku akan pernah menjadi kenyataan,Its shame and reproach gladly bear,Rasa malu dan cela dengan senang hati beruang,Then Heāll call me some day to my home far away,Lalu Dia akan menelepon saya suatu hari ke rumah saya jauh,Where his glory forever Iāll kemuliaannya selamanya akan saya Iāll cherish the old rugged Cross,Jadi saya akan menghargai Palang kasar yang lama itu,Till my trophies at last I lay down,Sampai piala saya akhirnya saya berbaring,I will cling to the old rugged Cross,Aku akan berpegangan pada Palang kasar yang lama,And exchange it some day for a menukarkannya suatu hari untuk sebuah mahkota.
atas bukit yang jauh lirik